Petunjuk
Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani
1. Lari
60 Meter
a)
Tujuan
Tes
ini bertujuan untuk mengukur kecepatan
b)
Alat dan Fasilitas
1.
Lintasan
lurus, rata, tidak licin, mempunyai lintasan lanjutan, berjarak 50 / 60 meter
2. Bendera
start
3. Peluit
4. Tiang
pancang
5. Stop
watch
6. Serbuk
kapur
7. Formulir
TKJI
8. Alat
tulis
c)
Petugas Tes
1. Petugas
pemberangkatan
2. Pengukur
waktu merangkap pencatat hasil tes
d)
Pelaksanaan
1. Sikap
permulaaan
Peserta berdiri
dibelakang garis start
2. Gerakan
a. pada
aba-aba “SIAP” peserta mengambil sikap start berdiri, siap untuk lari
b. pada
aba- aba “YA” peserta lari secepat mungkin menuju garis finish
3. Lari
masih bisa diulang apabila peserta
a. mencuri
start
b. tidak
melewati garis finish
c. terganggu
oleh pelari lainnya
d. jatuh
/ terpeleset
4. Pengukuran
waktu
Pengukuran waktu
dilakukan dari saat bendera start diangkat sampai pelari melintasi garis Finish
5. Pencatat
hasil
a. hasil
yang dicatat adalah waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 50 / 60
meter dalam satuan detik
b. waktu
dicatat satu angka dibelakang koma
2. Tes Gantung Angkat Tubuh untuk
Putra, Tes Gantung Siku Tekuk untuk Putri
a) Tujuan
Tes ini
bertujuan untuk mengukur kekuatan dan ketahanan otot lengan dan bahu
b) Alat dan fasilitas
1. lantai rata dan bersih
2.
palang tunggal
yang dapat diatur ketinggiannya yang disesuaikan dengan ketinggian
3. stopwatch
4. serbuk kapur atau magnesium
karbonat
5. alat tulis
c) Petugas tes
1. pengamat waktu
2. penghitung gerakan merangkap
pencatat hasil
d)
Pelaksanaan
Tes Gantung Angkat Tubuh 60 detik (Untuk Putra)
1. Sikap permulaan
Peserta
berdiri di bawah palang tunggal. Kedua tangan berpegangan pada palang tunggai selebar bahu. Pegangan
telapak tangan menghadap ke arah letak kepala
2. Gerakan
a. Mengangkat tubuh dengan
membengkokkan kedua lengan, sehingga dagu menyentuh atau berada di atas palang
tunggal kemudian kembali ké sikap permulaan. Gerakan ini dihitung satu kali.
b. Selama melakukan gerakan, mulai
dan kepala sampai ujung kaki tetáp merupakan satu garis lurus.
c. Gerakan ini dilakukan
berulang-ulang, tanpa istirahat sebanyak
mungkin selama 60 detik.
3. Angkatan dianggap gagal dan
tidak dihitung apabila:
a. pada waktu mengangkat badan,
peserta melakukan gerakan mengayun
b. pada waktu mengangkat badan,
dagu tidak menyentuh palang tunggal
c. pada
waktu kembali ke sikap permulaan kedua lengan tidak lurus
e) Pencatatan
Hasil
1. yang
dihitung adalah angkatan yang dilakukan dengan sempurna
2. yang dicatat adaiah jumlah
(frekuensi) angkatan yang dapat dilakukan dengan sikap
3. Peserta yang tidak mampu
melakukan Tes angkatan tubuh ini, walaupun teiah berusaha, diberi nilai nol (0).
1. Tes
Baring Duduk (Sit Up) Selama 60 detik
a.
Tujuan
Mengukur kekuatan dan
ketahanan otot perut
b.
Alat dan fasilitas
1.
lantai
/ lapangan yang rata dan bersih
2.
stopwatch
3.
alat tulis
4.
alas / tikar / matras dll
c.
Petugas tes
1.
pengamat waktu
2.
penghitung gerakan merangkap pencatat
hasil
d.
Pelaksanaan
1.
sikap permulaan
a.
berbaring telentang di lantai, kedua
lutut ditekuk dengan sudut 90˚ dengan kedua jari- jarinya diletakkan di
belakang kepala
b.
Peserta lain menekan / memegang kedua
pergelangan kaki agar kaki tidak terangkat
2.
Gerakan
a.
Gerakan aba-aba “YA” peserta bergerak
mengambil sikap duduk sampai kedua sikunya menyentuh
paha, kemudian kembali ke sikap awal
b.
Lakukan gerakan ini berulang-ulang tanpa
henti selama 60 detik
3.
e.
Pencatatan Hasil
1.
Gerakan tes tidak dihitung apabila :
a.
pegangan tangan terlepas sehingga kedua
tangan tidak terjalin lagi
b.
kedua siku tidak sampai menyentuh paha
c.
menggunakan sikunya untuk membantu
menolak tubuh
2.
Hasil yang dihitung dan dicatat adalah
gerakan tes yang dapat dilakukan dengan sempurna
selama 60 detik
3.
Peserta yang tidak mampu melakukan tes
ini diberi nilai nol (0)
2. Tes
Loncat Tegak (Vertical Jump)
a) Tujuan
Tes ini bertujuan untuk
mengukur daya ledak / tenaga eksplosif
b) Alat
dan Fasilitas
1. Papan
berskala centimeter, warna gelap, ukuran 30 x 150 cm, dipasang pada dinding
yang rata atau tiang. Jarak antara lantai dengan
angka nol (0) pada papan tes adalah 150 cm
2.
Serbuk
kapur
3. Alat
penghapus papan tulis
4. Alat
tulis
c) Petugas
Tes
Pengamat dan pencatat
hasil
d) Pelaksanaan
Tes
1. Sikap
permulaan
a.
Terlebih dulu ujung jari peserta diolesi
dengan serbuk kapur / magnesium karbonat
b.
Peserta berdiri tegak dekat dinding,
kaki rapat, papan skala berada pada sisi kanan / kiri badan peserta. Angkat tangan yang dekat
dinding lurus ke atas, telapak tangan ditempelkan
pada papan skala hingga meninggalkan bekas jari.
2. Gerakan
a. Peserta
mengambil awalan dengan sikap menekukkan lutut dan kedua lengan diayun ke belakang kemudian peserta meloncat setinggi
mungkin sambil menepuk papan dengan tangan yang
terdekat sehingga menimbulkan bekas
b. Lakukan
tes ini sebanyak tiga (3) kali tanpa istirahat atau boleh diselingi peserta
lain
e) Pencatatan
Hasil
1.
Selisih raihan loncatan dikurangi raihan
tegak
2. Ketiga
selisih hasil tes dicatat
3. Masukkan
hasil selisih yang paling besar
5. Tes
Lari 1000 meter (13-15 Tahun) / 1200 meter (16-19 Tahun) Untuk Putra dan Tes
Lari 800 meter (13-15 Tahun) / 1000 meter (16-19 Tahun) Untuk Putri
a)
Tujuan
Tes
ini bertujuan untuk mengukur daya tahan jantung paru, peredaran darah dan
pernafasan
b) Alat
dan Fasilitas
1.
Lintasan lari
2.
Stopwatch
3.
Bendera start
4.
Peluit
5.
Tiang pancang
6.
Alat tulis
c) Petugas
Tes
1.
Petugas pemberangkatan
2.
Pengukur waktu
3.
Pencatat hasil
4.
Pengawas dan pembantu umum
d) Pelaksanaan
Tes
1.
Sikap permulaan
Peserta berdiri di
belakang garis start
2.
Gerakan
a.
Pada aba-aba “SIAP” peserta mengambil
sikap berdiri, siap untuk lari
b.
Pada aba-aba “YA” peserta lari
semaksimal mungkin menuju garis finish
e) Pencatatan
Hasil
1.
Pengambilan waktu dilakukan mulai saat
bendera start diangkat sampai peserta tepat Melintasi
garis finish
2.
Hasil dicatat dalam satuan menit dan
detik
Contoh : 3 menit 12 detik maka ditulis 3’ 12”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar